Cara Melakukan Setoran Tunai
Pada panduan ini kita akan belajar cara melakukan setoran tunai setelah shift selesai.
Panduan ini penting supaya staff bisa menyerahkan kas hasil penjualan kepada admin atau manajemen secara tercatat dan resmi. Setoran yang dilakukan dengan benar memastikan kas harian terdokumentasi dengan baik, bukti transfer tersimpan, dan admin bisa melakukan verifikasi dengan cepat. Jadi pastikan langkah-langkah berikut diikuti setiap kali kamu akan melakukan setoran setelah shift ditutup.
Langkah 1: Tutup Shift Terlebih Dahulu
Sebelum bisa melakukan setoran, pastikan shift kamu sudah ditutup terlebih dahulu.
Setoran hanya bisa dilakukan setelah shift ditutup karena jumlah kas yang disetor diambil dari kas akhir shift yang sudah terkunci. Jika shift masih terbuka, tombol setoran tidak akan aktif dan sistem akan menampilkan pesan "Tutup shift terlebih dahulu agar kas akhir terkunci". Klik tombol "Tutup Shift Sekarang" jika muncul pesan tersebut.
Langkah 2: Klik Menu "Setoran"
Setelah shift ditutup, klik menu Setoran pada halaman Kasir.
Menu ini digunakan untuk membuka halaman setoran tunai. Di halaman ini kamu bisa melihat ringkasan kas shift yang sudah ditutup, memilih metode setoran, dan mengirimkan bukti setoran kepada admin.
Langkah 3: Lihat Ringkasan Kas
Setelah masuk ke halaman Setoran, periksa bagian Ringkasan Kas yang tampil di tengah layar.
Bagian ini menampilkan jumlah kas akhir shift yang akan disetor, nomor shift, nama staff, dan status shift. Pastikan jumlah kas yang tertera sudah sesuai sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.
Langkah 4: Masukkan Jumlah Setoran
Ketik jumlah uang yang akan disetor pada kolom Jumlah Setoran.
Jumlah yang dimasukkan harus kelipatan Rp 50.000 dan tidak boleh melebihi jumlah kas yang tersedia. Kamu juga bisa menggunakan tombol cepat yang tersedia seperti 50rb, 100rb, 200rb, 500rb, 1 Juta, atau Setor Semua untuk mengisi jumlah secara otomatis tanpa perlu mengetik manual.
Langkah 5: Pilih Metode Setoran
Klik dropdown Metode Setoran dan pilih metode yang sesuai.
Terdapat beberapa pilihan metode setoran:
- Transfer Bank (BCA, BNI, BRI, dll.) — untuk setoran via transfer ke rekening
- QRIS — untuk setoran menggunakan pembayaran QRIS
- Serah Tunai ke Manager — untuk setoran uang fisik langsung kepada manager atau admin
Setelah memilih metode, informasi detail seperti nomor rekening atau QR code akan muncul secara otomatis di bawah dropdown. Untuk transfer bank, kamu bisa klik ikon salin untuk menyalin nomor rekening dengan mudah.
Langkah 6: Upload Bukti Setoran
Setelah melakukan transfer atau pembayaran QRIS, upload foto atau file bukti setoran pada bagian Bukti Setoran.
Klik area upload atau seret file ke dalam kotak yang tersedia. File yang diterima adalah JPG, PNG, atau PDF dengan ukuran maksimal 5 MB. Bukti setoran wajib diupload untuk metode transfer bank dan QRIS. Untuk setoran tunai langsung ke manager, bukti bersifat opsional namun tetap disarankan untuk diupload jika ada.
Langkah 7: Tambahkan Catatan (Opsional)
Jika perlu, isi kolom Catatan dengan keterangan tambahan mengenai setoran ini.
Kolom ini bersifat opsional dan bisa digunakan untuk informasi tambahan, misalnya "Uang fisik diserahkan ke manager shift pagi" atau catatan lain yang perlu diketahui admin.
Langkah 8: Klik "Setor Sekarang"
Setelah semua data terisi dengan benar, klik tombol Setor Sekarang.
Sebelum setoran dikirim, sistem akan menampilkan jendela konfirmasi yang berisi ringkasan setoran: jumlah yang disetor, metode, nomor shift, kas tersedia, dan sisa kas setelah setoran. Periksa kembali semua informasi tersebut, lalu klik Konfirmasi Setoran untuk mengirim.
Langkah 9: Simpan Nomor Referensi
Setelah setoran berhasil dikirim, sistem akan menampilkan nomor referensi setoran (contoh: Ref: A3F9B12C).
Catat atau simpan nomor referensi ini. Nomor ini digunakan untuk melacak status setoran kamu. Setoran yang baru dikirim akan berstatus "Diproses" dan akan berubah menjadi "Berhasil" setelah admin melakukan konfirmasi.
Selamat, kamu sudah berhasil melakukan setoran tunai melalui sistem.
Setoran yang sudah dikirim akan masuk ke antrian konfirmasi admin. Kamu bisa memantau status setoran pada bagian Riwayat Setoran di halaman yang sama — riwayat menampilkan 7 hari terakhir beserta status masing-masing setoran.
Jika setoran ditolak oleh admin, alasan penolakan akan tertera di riwayat. Lakukan perbaikan sesuai catatan tersebut dan kirim ulang setoran. Jika ada kendala atau ketidaksesuaian jumlah kas, segera laporkan kepada admin atau PIC yang bertanggung jawab.